Sunday, April 14, 2013

Indonesia Fashion Week 2013 by CIVeILIZED (seri 4)

H-1 loading sambil melihat langsung suasana stand secara nyata. Mungilnya sudah bisa dibayangkan, tapi belum ada pas pop, aku sendiri tidak membawa hanger (kupikir disediakan). Mending pulang deh, tidak dapat mendisplay apapun, paspop jg dijanjikan datang sekitar jaam 21.00. Mending mendisplay besok pagi, barangnya tidak banyak sehingga cukup waktu untuk mendisplay. Sebenarnya agak ragu jg pulang, karena tidak ada 'gudang' yang aman utk penitipan. Orang tampak lalu lalang begitu saja
14/2. Ketika pagi pagi datang, yah paspopnya koq krem dengan make up kyk yg di pasar2 ? Bukan putih spt pada maket. Aku ga bawa topeng ciri khas CIVeILIZED dengan maksud 'tdk menonjolkan diri' n kyknya ga cocok,paspop putih dgn topeng krem. Sudahlah. Hanger sudah dibawa n melaksanakan tugasnya. Tapi memang hanger baju, sehingga kurang mendisplay krudung dengan baik. Space seolah 'kosong'.
Setelah menghadiri upacara pembukaan yg "menjanjikan" kembalilah ke booth. Pengunjung sepi2 saja n kayaknya lewat begitu saja dari boothku. Hmm, rasanya yang kulakukan belum maksimal. Sktr jam Ashar aku pulang dengan niat mencetak n memperbesar foto display. Tanggal 14mlm-15dini ga tidur memberi lubang & tali pada gambar2 supaya besok dapat terdisplay.
Tg 15/2, lumayanlah dengan paspop krem tidak lupa membawa topeng 'si coblik'. Orang2 suka protes dengan pemakaian topeng, bahkan mbakyuku, tak kenal maka tak sayang. Lumayanlah, produk menjadi lebih jelas bentuk n fungsinya. Mulailah dilirik, dilihat, dikunjungi, dipegang2 n dipesan. Alhamdulillaaahh. Krn asal mulanya jual sampel, ya kudu pesan n mengukur kepala. Tetangga2pun lebih seperti jual eceran daripada jual desain. Bahkan yang sudah biasa pameranpun malah menganjurkan "kalau masih banyak barang di rumah bawa saja bu". Ok.
Tg 16/2, kubawa produk2 yg kuanggap 'masterpiece'ku (he2). Alhamdulillaahh, smakin dilirik pesanan nambah dikitt. Lucunya yg lbh banyak suport justru yg ga pake krudung. Bahkan ada 2 gadis kecil Cina yg ingin mampir, tp temennya narik "itu buat orang2 muslim". Hmm, klo kata guru ngajiku sih 'ga masalah. Islam rahmat untuk seluruh alam'. Aku pernah nanya gimana klo kerudungku dipakai oleh nonmuslim. Bbrp wkt ll temen2 nonmuslimku suka tanya "Tup, gw boleh pake?" klo ada bajuku yg klik di hati mereka.









Indonesia Fashion Week (seri3)

Karena belum pernah mengikuti bazar yang berskala nasional minimal propinsi deh, jadi grogi juga dengan persiapan2nya.
Paling siap tentu dengan sampel2nya. Tapi kriteria Starting Point itu sendiri; bagaimana menghadapi buyer, 'starting point kit' kudunya ada. Briefing2 kek, ini tidak. Atau aku yg terlalu 'perdefinisi'? Setelah menjalani koq ya kayak bazar saja dalam volume lebih kecil :-P
Ini foto2 h-1




Indonesia Fashion Week 2013 by CIVeILIZED (seri 2)

Setelah dinyatakan lolos kurasi dengan 5 desain (gw dah bikin hingga sampel) ternyata kelengkapan berikutnya koq jadi 10 contoh produk/desain = sampel deh. Jadi 5 lagi